post

Autosport Nobatkan Marquez Sebagai Rider Of The Year

Marc Marquez yang berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP 2016, kini dirinya dinobatkan sebagai Rider Of The Year versi majalah Autosport. Rider Honda tersebut merupakan pembalap pertama yang meraih gelar penghargaan yang diadakan oleh majalah olahraga Autosport, seiring masuknya berita mengenai MotoGP di majalah tersebut pada tahun ini.

Marc Marquez

Marc Marquez dinobatkan sebagai Rider Of The Year

The Baby Alien berhasil mengalahkan nominator lainnya yang juga masuk dalam nominasi penghargaan gelar tersebut. Diantaranya yakni Brad Binder yang merupakan juara dunia kelas Moto3, Maverick Vinales yang tampil baik bersama Suzuki pada musim lalu, Jorge Lorenzo, Cal Crutchlow dan pembalap veteran MotoGP sekaligus runner up musim lalu, Valentino Rossi.

Adapun penghargaan Rider Of The Year tersebut merupakan gelar yang bersifat terbuka, dimana seluruh pembalap baik yang berkancah di kelas utama, ataupun di Moto2, maupun juga di Moto3 berhak masuk dalam nominasi pada tahun ini. Sehingga Binder masuk dalam nominasi gelar pertama majalah Autosport tersebut.

Tetapi sang rider tak dapat menghadiri dan menerima penghargaan tersebut secara langsung. Lantaran pada akhir pekan ini, Marquez bersama Dani Pedrosa terbang ke Jepang untuk menghadiri perayaan besar timnya, Honda dan mengambil bagian untuk mengisi Honda Thanks Day 2016. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pembalap yang tergabung dalam tim Honda.

Valentino Rossi Berjaya Di Monza Rally Show 2016

Marquez berhasil meraih penghargaan Rider Of The Year yang dipersembahkan oleh majalah olahraga Autosport. Disisi lain, pembalap legenda MotoGP, Valentino Rossi juga mendapatkan gelar pada tahun 2016 ini. Rider yang gagal meraih gelar juara dunia di kelas utama dan hanya menjadi runner up pada musim ini, berhasil berjaya di Morza Rally Show 2016 dengan keluar sebagai juara. Ini merupakan kali kelimanya, The Doctor meraih gelar juara dalam ajang balap di event tahunan tersebut. Sebelumnya pada tahun 2006, 2007, 2012 dan terakhir pada tahun lalu.

Valentino Rossi

Valentino Rossi fokus mengendarai kendarannya di ajang Morza Rally Show 2016

Rossi keluar sebagai juara dengan mengendarai Ford Fiesta yang didampingi oleh Carlo Cassina sebagai co driver. Pembalap berusia 37 tahun tersebut berhasil unggul 18,4 detik dari Daniel Sordo yang merupakan bintang WRC bersama Hyundai. Sementara di urutan ketiga, ditempati oleh pembalap Citroen, Marco Bonanomi yang hanya berjarak 0,50 detik di belakang Daniel.

Dalam sambutannya, Rossi mengungkapkan rasa kegembiraannya setelah gagal meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim lalu. “Kemenangan ini terasa indah dan hebat untuk saya. Karena pada ajang MotoGP, saya gagal juara dan hanya menjadi runner up saja,” ujar Valentino.

The Doctor menambahkan, bahwa ajang Morza Rally Show 2016 ini akan terus berkembang. “Ajang ini terasa perkembangannya dan akan terus meningkat. Bersama Monster Energi, kami secara perlahan membangun ajang ini dan tahun ini terasa istimewa,” tutup Rossi.

Jorge Lorenzo Dikabarkan Akan Mengikuti Ajang Sepeda Balap Tour De France 2017

Rider yang baru saja memutuskan untuk mengakhiri karirnya bersama tim Yamaha yang sudah menghasilkan tiga gelar juara dunia selama sembilan tahun lamanya dan bergabung bersama tim Ducati Corse untuk dua tahun lamanya, Jorge Lorenzo. Pembalap yang identik dengan nomor 99 ini, dikabarkan akan mengikuti Tour De France tahun 2017 mendatang, yang merupakan ajang balapan sepeda.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo tengah bersepeda

Lorenzo mengikuti ajang tersebut lantaran ditantang oleh salah satu sponsornya, yakni Tissot. Pada tahun lalu, X-Fuera juga mengikuti ajang sama. Ia pun mengaku senang akan tantangan tersebut. “Saya senang akan tantangan untuk mengikuti Tour De France 2017, lantaran saya merupakan penggemar berat olahraga sepeda dan ajang tersebut merupakan balapan sepeda yang sangat penting. Saya berterima kepada Tissot telah mengundang dan saya berharap dapat kembali mengikuti ajang penting tersebut,” ujar Lorenzo.

post

Lorenzo Beli LaFerrari Seharga Rp 28 Miliar

Pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo kemungkinan besar akan memperluas garasi kendaraan di rumah pribadinya, setelah Ia membeli sebuah kendaraan mewah yakni LaFerrari. Hal ini terlihat dari akun instagram pribadinya bernama @lorenzocollection. Menurut informasi media setempat, bahwa Lorenzo rela merogoh koceknya demi mendapatkan sebuah mobil LaFerrari seharga 2 juta Euro, atau jika di Rupiahkan sekitar Rp 28 Miliar.

Perlu diketahui, bahwa mobil mewah LaFerrari hanya diproduksi sebanyak 499 unit di seluruh dunia. Mobil V12 yang memiliki tenaga 800HP ini dirancang seperti mobil Formula 1.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo bersama LaFerrari barunya

Rider yang telah memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan tim Yamaha dan memilih bergabung bersama Tim Ducati Corse pada musim depan MotoGP ini, memang terkenal akan seorang yang mengoleksi kendaraan mewah. Bahkan, mobil mewah berwarna merah produksi Italia tersebut adalah mobil kedua dalam jangka waktu tiga bulan terakhir.

Pada bulan September lalu, X-Fuera (julukan Lorenzo) membeli sebuah kendaraan beroda empat yang juga mewah, yakni Porsche 911 GT3 RS. Bahkan, mobil mewah tersebut memiliki warna yang sama dengan LaFerrari.

Tak hanya gemar mengoleksi mobil mewah saja, tetapi di garasi rumahnya terlihat beberapa barang-barang otomotif yang memiliki memorabilia balapan. Diantaranya seperti helm yang digunakan oleh John Kocinski pada tahun 1991. Ia merupakan pembalap kelas 500cc dalam ajang balap motor grand prix.

Saat ini, pembalap yang identik dengan nomor 99 tengah terbang ke Abu Dhabi untuk menonton aksi balapan terakhir dalam ajang Formula 1. Sebelum menyaksikan siapa diantara Nico Rosberg dan Lewis Hamilton yang keluar sebagai pemenang F1, Lorenzo sempat menjajal kendaraan jet darat milik Mercedes.

Marc Marquez Hadiri FIM Gala Ceremony 2016

Jorge Lorenzo yang bertolak ke Abu Dhabi demi menyaksikan seri balapan terakhir Formula 1, terpaksa tidak hadir dalam perhelatan FIM Gala Ceremony 2016 yang berlangsung di kota Berlin, Jerman. Acara tersebut merupakan penghargaan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) kepada 34 juara dunia dalam ajang balap motor, 11 tim balap dan tujuh legenda, serta tiga pemenang spesial.

Marc Marquez

Marc Marquez hadir dalam acara FIM Gala Ceremony 2016

Dari ketigapuluh empat juara dunia yang akan diberikan penghargaan, turut hadir Marc Marquez yang berhasil menjuarai MotoGP pada musim ini, Johann Zarco sebagai juara dunia Moto2 dan sang juara dunia Moto3, Brad Binder. Marquez menjadi bintang utama dan mendapatkan sorotan lebih dari beberapa media, lantaran sukses meraih tiga gelar juara di kelas utama hanya dalam waktu empat tahun keikutsertaannya.

Marc Marquez mengungkapkan bahwa gelar juara dunia musim ini tak terlepas dari pembelajaran pada musim lalu. “Saya mengakui bahwa pada musim lalu, saya banyak melakukan kesalahan. Kesalahan itu lah yang membuat saya belajar cara menghadapinya. Gelar ini juga tak terlepas dari tim yang solid, walaupun motor kita pada musim ini bukanlah yang terbaik. Tetapi kita sudah menjalani pramusim dan harus lebih bekerja keras demi mempertahankan gelar juara,” ujar pembalap yang identik dengan nomor 93.

Juara Moto2 dan Moto3 Turut Hadir Dalam FIM Gala Ceremony 2016

Johann Zarco yang keluar sebagai juara dunia Moto2 juga menghadiri event penghargaan tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa sudah tidak sabar untuk memulai perjalanan baru di MotoGP bersama Yamaha Tech 3. “Gelar sulit untuk saya pertahankan, lantaran banyak rival yang berusaha untuk mengalahkan saya. Saya sangat bersemangat dan tak sabar untuk musim depan di kelas utama. Saat ini uji test berjalan dengan lancar. MotoGP merupakan impian saya,” ujar Zarco.

juara dunia

Brad Binder, Marc Marquez dan Johann Zarco menghadiri FIM Gala Ceremony 2016

Tak hanya juara moto2 saja yang hadir dalam FIM Gala Ceremony 2016. Tetapi sang juara moto3, Brad Binder juga datang dan dirinya merasa sangat terhormat. “Saya merasa sangat terhormat dapat hadir di acara besar seperti ini dan membawa gelar juara dunia moto3. Sungguh musim ini terasa sangat istimewa. Saatnya fokus ke Moto2 yang jauh terasa lebih berat,” ucap pembalap asal Afrika Selatan tersebut.

post

Lorenzo Test Desmosedici Untuk Pertama Kalinya

MotoGP musim 2017 memang masih lama digelar. Namun, di musim baru mendatang terdapat banyak perubahan. Mulai dari sejumlah peraturan yang akan dibuat, hingga beberapa rider yang pindah tim, seperti Lorenzo yang sejak 2008 bersama Yamaha pindah ke Ducati dan Andrea Iannone yang pada musim lalu menunggangi Ducati, kini menatap musim depan bersama Suzuki. Sejumlah rider pun juga telah menguji tunggangannya masing-masing. Salah satunya Jorge Lorenzo yang untuk pertama kalinya mencoba Desmosedici di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Lorenzo disebut merasa puas akan performa motor Ducati yang akan digunakan pada musim mendatang. Mulanya, pembalap yang telah merasakan lima kali juara itu diperkirakan akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi, lantaran motor racikan Italia tersebut terkenal akan kecepatannya yang memang sulit untuk dikendalikan dan memiliki tenaga besar. Namun tetapi, pembalap asal Spanyol itu berhasil menuntaskan sesi pramusim 2017.

lorenzo

Jorge Lorenzo saat menjajal motor Ducati pada sesi pramusim 2017

Pembalap yang sempat berseteru dengan Valentino Rossi pada musim 2016, menduduki urutan ketiga dalam sesi pramusim, dengan catatan waktu terbaik, yakni 1 menit 31,052 detik. Dia hanya kalah cepat dari pembalap baru Movistar Yamaha, Maverick Vinales yang berhasil mencatatkan waktu satu menit 30,93 detik dan berhak berada di urutan terdepan.

Rider asal Spanyol tersebut gagal menjadi pembalap dengan catatan tercepat pada sesi tes pertama. Pasalnya dia menggunakan motor GP16. Sedangkan pada sesi kedua, dimana dirinya mengendarai GP17, Lorenzo hanya mampu menduduki posisi kedelapan.

Sepanjang sesi pertama dan sesi kedua yang baru saja Jorge menjajal motor Desmosedici untuk pertama kalinya, dirinya telah menjalani sebanyak 126 putaran atau lap. Sehingga, Lorenzo harus beradaptasi secepatnya dengan tunggangan terbarunya tersebut. Pasalnya, ia tak dapat mencoba motor GP17 pada ujicoba mendatang di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pasalnya, Lorenzo masih terikat dengan Yamaha hingga akhir tahun 2016.

Lorenzo Berharap Casey Stoner Menjadi Pelatihnya

Jorge Lorenzo yang baru saja memutuskan untuk pindah dari Movistar Yamaha ke Ducati Corse berharap Casey Stoner menjadi pelatih pribadinya. Dirinya pun akan segera membicarakan hal tersebut kepada pembalap asal Australia. “Saya mengharapkan Casey Stoner bersedia menjadi pelatih pribadi saya selama di Ducati Corse. Namun, hal itu akan sedikit sulit terwujud, lantaran Stoner hidup tenang di Australia. Sementara supaya sukses, ia harus tinggal di Italia, dimana asal Ducati. Kita lihat saja nanti apakah kesepakatan itu akan dapat terwujud,” terang Lorenzo.

jorge lorenzo

Jorge Lorenzo sedang istirahat di paddock Tim Ducati Corse

Kita ketahui bersama, bahwa Casey Stoner pernah meraih gelar juara bersama Ducati pada musim 2007. Stoner pun masih kerap terlihat dalam urusan Ducati. Pada musim 2016 saja, pembalap yang memutuskan pensiun dini itu menjadi test rider dan bahkan menjadi brand ambassador. Tak hanya itu saja, Stoner juga terlihat mendampingi sejumlah rider Ducati. Hal itulah yang memutuskan Lorenzo memilih Stoner sebagai pelatih sekaligus penasihatnya pada musim 2017 mendatang.

Sang Ayah Merasa Optimis Bahwa Lorenzo Keluar Sebagai Juara Musim 2017 Bersama Ducati

chicho lorenzo

Chicho Lorenzo mendukung selalu keputusan sang anak dalam berkiprah di dunia balap

Pada musim MotoGP 2017 mendatang, Lorenzo akan tampil bersama Ducati Corse setelah sembilan musim bersama Tim Movistar Yamaha dengan berhasil meraih tiga kali gelar juara dunia. Sang ayah pun mengomentari keputusan anaknya tersebut. “Saya percaya akan keputusan yang Lorenzo ambil. Saya selaku ayahnya selalu mendukung dan saya pribadi merasa yakin dia meraih gelar juara bersama Ducati. Lantaran Ducati merupakan salah satu tim terbaik di dunia. Menurut saya hanya satu permasalahannya, yakni persoalan ban,” ungkap Chicho Lorenzo (ayah Jorge Lorenzo).