post

Pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo kemungkinan besar akan memperluas garasi kendaraan di rumah pribadinya, setelah Ia membeli sebuah kendaraan mewah yakni LaFerrari. Hal ini terlihat dari akun instagram pribadinya bernama @lorenzocollection. Menurut informasi media setempat, bahwa Lorenzo rela merogoh koceknya demi mendapatkan sebuah mobil LaFerrari seharga 2 juta Euro, atau jika di Rupiahkan sekitar Rp 28 Miliar.

Perlu diketahui, bahwa mobil mewah LaFerrari hanya diproduksi sebanyak 499 unit di seluruh dunia. Mobil V12 yang memiliki tenaga 800HP ini dirancang seperti mobil Formula 1.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo bersama LaFerrari barunya

Rider yang telah memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan tim Yamaha dan memilih bergabung bersama Tim Ducati Corse pada musim depan MotoGP ini, memang terkenal akan seorang yang mengoleksi kendaraan mewah. Bahkan, mobil mewah berwarna merah produksi Italia tersebut adalah mobil kedua dalam jangka waktu tiga bulan terakhir.

Pada bulan September lalu, X-Fuera (julukan Lorenzo) membeli sebuah kendaraan beroda empat yang juga mewah, yakni Porsche 911 GT3 RS. Bahkan, mobil mewah tersebut memiliki warna yang sama dengan LaFerrari.

Tak hanya gemar mengoleksi mobil mewah saja, tetapi di garasi rumahnya terlihat beberapa barang-barang otomotif yang memiliki memorabilia balapan. Diantaranya seperti helm yang digunakan oleh John Kocinski pada tahun 1991. Ia merupakan pembalap kelas 500cc dalam ajang balap motor grand prix.

Saat ini, pembalap yang identik dengan nomor 99 tengah terbang ke Abu Dhabi untuk menonton aksi balapan terakhir dalam ajang Formula 1. Sebelum menyaksikan siapa diantara Nico Rosberg dan Lewis Hamilton yang keluar sebagai pemenang F1, Lorenzo sempat menjajal kendaraan jet darat milik Mercedes.

Marc Marquez Hadiri FIM Gala Ceremony 2016

Jorge Lorenzo yang bertolak ke Abu Dhabi demi menyaksikan seri balapan terakhir Formula 1, terpaksa tidak hadir dalam perhelatan FIM Gala Ceremony 2016 yang berlangsung di kota Berlin, Jerman. Acara tersebut merupakan penghargaan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) kepada 34 juara dunia dalam ajang balap motor, 11 tim balap dan tujuh legenda, serta tiga pemenang spesial.

Marc Marquez

Marc Marquez hadir dalam acara FIM Gala Ceremony 2016

Dari ketigapuluh empat juara dunia yang akan diberikan penghargaan, turut hadir Marc Marquez yang berhasil menjuarai MotoGP pada musim ini, Johann Zarco sebagai juara dunia Moto2 dan sang juara dunia Moto3, Brad Binder. Marquez menjadi bintang utama dan mendapatkan sorotan lebih dari beberapa media, lantaran sukses meraih tiga gelar juara di kelas utama hanya dalam waktu empat tahun keikutsertaannya.

Marc Marquez mengungkapkan bahwa gelar juara dunia musim ini tak terlepas dari pembelajaran pada musim lalu. “Saya mengakui bahwa pada musim lalu, saya banyak melakukan kesalahan. Kesalahan itu lah yang membuat saya belajar cara menghadapinya. Gelar ini juga tak terlepas dari tim yang solid, walaupun motor kita pada musim ini bukanlah yang terbaik. Tetapi kita sudah menjalani pramusim dan harus lebih bekerja keras demi mempertahankan gelar juara,” ujar pembalap yang identik dengan nomor 93.

Juara Moto2 dan Moto3 Turut Hadir Dalam FIM Gala Ceremony 2016

Johann Zarco yang keluar sebagai juara dunia Moto2 juga menghadiri event penghargaan tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa sudah tidak sabar untuk memulai perjalanan baru di MotoGP bersama Yamaha Tech 3. “Gelar sulit untuk saya pertahankan, lantaran banyak rival yang berusaha untuk mengalahkan saya. Saya sangat bersemangat dan tak sabar untuk musim depan di kelas utama. Saat ini uji test berjalan dengan lancar. MotoGP merupakan impian saya,” ujar Zarco.

juara dunia

Brad Binder, Marc Marquez dan Johann Zarco menghadiri FIM Gala Ceremony 2016

Tak hanya juara moto2 saja yang hadir dalam FIM Gala Ceremony 2016. Tetapi sang juara moto3, Brad Binder juga datang dan dirinya merasa sangat terhormat. “Saya merasa sangat terhormat dapat hadir di acara besar seperti ini dan membawa gelar juara dunia moto3. Sungguh musim ini terasa sangat istimewa. Saatnya fokus ke Moto2 yang jauh terasa lebih berat,” ucap pembalap asal Afrika Selatan tersebut.