post

Lorenzo Test Desmosedici Untuk Pertama Kalinya

MotoGP musim 2017 memang masih lama digelar. Namun, di musim baru mendatang terdapat banyak perubahan. Mulai dari sejumlah peraturan yang akan dibuat, hingga beberapa rider yang pindah tim, seperti Lorenzo yang sejak 2008 bersama Yamaha pindah ke Ducati dan Andrea Iannone yang pada musim lalu menunggangi Ducati, kini menatap musim depan bersama Suzuki. Sejumlah rider pun juga telah menguji tunggangannya masing-masing. Salah satunya Jorge Lorenzo yang untuk pertama kalinya mencoba Desmosedici di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Lorenzo disebut merasa puas akan performa motor Ducati yang akan digunakan pada musim mendatang. Mulanya, pembalap yang telah merasakan lima kali juara itu diperkirakan akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi, lantaran motor racikan Italia tersebut terkenal akan kecepatannya yang memang sulit untuk dikendalikan dan memiliki tenaga besar. Namun tetapi, pembalap asal Spanyol itu berhasil menuntaskan sesi pramusim 2017.

lorenzo

Jorge Lorenzo saat menjajal motor Ducati pada sesi pramusim 2017

Pembalap yang sempat berseteru dengan Valentino Rossi pada musim 2016, menduduki urutan ketiga dalam sesi pramusim, dengan catatan waktu terbaik, yakni 1 menit 31,052 detik. Dia hanya kalah cepat dari pembalap baru Movistar Yamaha, Maverick Vinales yang berhasil mencatatkan waktu satu menit 30,93 detik dan berhak berada di urutan terdepan.

Rider asal Spanyol tersebut gagal menjadi pembalap dengan catatan tercepat pada sesi tes pertama. Pasalnya dia menggunakan motor GP16. Sedangkan pada sesi kedua, dimana dirinya mengendarai GP17, Lorenzo hanya mampu menduduki posisi kedelapan.

Sepanjang sesi pertama dan sesi kedua yang baru saja Jorge menjajal motor Desmosedici untuk pertama kalinya, dirinya telah menjalani sebanyak 126 putaran atau lap. Sehingga, Lorenzo harus beradaptasi secepatnya dengan tunggangan terbarunya tersebut. Pasalnya, ia tak dapat mencoba motor GP17 pada ujicoba mendatang di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pasalnya, Lorenzo masih terikat dengan Yamaha hingga akhir tahun 2016.

Lorenzo Berharap Casey Stoner Menjadi Pelatihnya

Jorge Lorenzo yang baru saja memutuskan untuk pindah dari Movistar Yamaha ke Ducati Corse berharap Casey Stoner menjadi pelatih pribadinya. Dirinya pun akan segera membicarakan hal tersebut kepada pembalap asal Australia. “Saya mengharapkan Casey Stoner bersedia menjadi pelatih pribadi saya selama di Ducati Corse. Namun, hal itu akan sedikit sulit terwujud, lantaran Stoner hidup tenang di Australia. Sementara supaya sukses, ia harus tinggal di Italia, dimana asal Ducati. Kita lihat saja nanti apakah kesepakatan itu akan dapat terwujud,” terang Lorenzo.

jorge lorenzo

Jorge Lorenzo sedang istirahat di paddock Tim Ducati Corse

Kita ketahui bersama, bahwa Casey Stoner pernah meraih gelar juara bersama Ducati pada musim 2007. Stoner pun masih kerap terlihat dalam urusan Ducati. Pada musim 2016 saja, pembalap yang memutuskan pensiun dini itu menjadi test rider dan bahkan menjadi brand ambassador. Tak hanya itu saja, Stoner juga terlihat mendampingi sejumlah rider Ducati. Hal itulah yang memutuskan Lorenzo memilih Stoner sebagai pelatih sekaligus penasihatnya pada musim 2017 mendatang.

Sang Ayah Merasa Optimis Bahwa Lorenzo Keluar Sebagai Juara Musim 2017 Bersama Ducati

chicho lorenzo

Chicho Lorenzo mendukung selalu keputusan sang anak dalam berkiprah di dunia balap

Pada musim MotoGP 2017 mendatang, Lorenzo akan tampil bersama Ducati Corse setelah sembilan musim bersama Tim Movistar Yamaha dengan berhasil meraih tiga kali gelar juara dunia. Sang ayah pun mengomentari keputusan anaknya tersebut. “Saya percaya akan keputusan yang Lorenzo ambil. Saya selaku ayahnya selalu mendukung dan saya pribadi merasa yakin dia meraih gelar juara bersama Ducati. Lantaran Ducati merupakan salah satu tim terbaik di dunia. Menurut saya hanya satu permasalahannya, yakni persoalan ban,” ungkap Chicho Lorenzo (ayah Jorge Lorenzo).