post

Sirkuit Sepang Jadi Tes Pramusim Pertama Tahun 2017

IRTI (Asosiasi Balap Internasional Tim) secara resmi telah mengumumkan jadwal pramusim MotoGP 2017 yang akan dilakoni oleh seluruh pembalap di di kelas utama. Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia menjadi tempat pertama untuk para rider melakukan uji coba motornya di tahun 2017 yang rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 30 Januari hingga 1 Februari 2017.

MotoGP

IRTI telah merilis jadwal sesi uji coba motor untuk MotoGP 2017 mendatang

Sejumlah tim telah melakukan pengetesan tunggangan para pembalapnya secara pribadi. Jorge Lorenzo yang memutuskan untuk meninggalkan tim Yamaha yang sudah dibelanya sejak 2008 dan telah merengkuh gelar juara dunia di kelas utama sebanyak tiga kali (2010, 2012 dan 2015), untuk membela tim Ducati Corse telah menjajal tunggangan barunya di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia secara tertutup pada bulan November 2016 lalu.

Begitu juga dengan tim Yamaha yang pada musim depan akan memiliki duet baru, yakni Valentino Rossi bersama Maverick Vinales. Kedua pembalap tersebut juga sudah mengetes kendaraannya masing-masing di Sirkuit Sepang, Malaysia pada bulan yang sama di tahun lalu.

Saat ini, seluruh tim tengah mempersiapkan untuk meresmikan dan mempresentasikan motor barunya ke masyarakat luas. Bahkan tak hanya itu saja, tetapi juga para mekanik memiliki kewajiban untuk dengan segera menyelesaikan sejumlah proyek yang belum selesai, sebelum para rider akan mengaspal di arena balapan paling bergengsi seantero dunia pada bulan Maret mendatang.

Lorenzo Siap Meraih Gelar Juara Bersama Ducati

Jorge Lorenzo yang kini telah bergabung bersama Ducati untuk dua musim kedepan menyatakan bahwa dirinya akan siap untuk meraih gelar juara dunia bersama tim barunya tersebut. X-Fuera memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya dengan pabrikan bermarkas di Lesmo, Italia yang sudah dibelanya sejak tahun 2008 dan mampu mengangkat trofi gelar juara dunia sebanyak tiga kali di kelas utama.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo merasa optimis akan mampu meraih gelar juara dunia bersama Ducati

Terakhir kalinya Lorenzo berhasil meraih gelar juara dunia terjadi pada dua musim lalu, yakni MotoGP 2015. Dimana pada musim tersebut, gelar juara ditentukan hingga seri terakhir. Hasilnya, pembalap berkebangsaan Spanyol itu mampu keluar sebagai yang tercepat, menyusul Valentino Rossi yang tak mampu naik ke podium dan hanya finis di urutan keempat.

“Kini, situasi saya berbeda dengan beberapa tahun terakhir. Sekarang saya memiliki tim dan juga motor yang baru. Saya akan berusaha secepat mungkin untuk beradaptasi. Sehingga, akan mampu meraih kemenangan demi kemenangan di setiap serinya. Dengan demikian, gelar juara dunia akan mampu saya angkat,”

“Namun yang pasti, untuk mencapai impian tersebut, saya akan terus berusaha dan berlatih lebih keras lagi. Saya tahu bahwa persaingan musim depan akan sangat ketat dengan tiga hingga empat pembalap yang akan memperebutkannya. Tapi, kerja keras tak akan membohongi,” ungkap Lorenzo.

Vinales: Target Saya Adalah Meraih Gelar Juara Dunia

Tak hanya pembalap baru Ducati, Lorenzo saja yang mengincar gelar juara dunia bersama tim barunya. Melainkan juga Maverick Vinales yang resmi bergabung bersama tim Movistar Yamaha setelah mengakhiri kontraknya bersama tim Suzuki, Ia juga mengincar gelar juara dunia di musim pertamanya bersama tim baru.

Maverick Vinales

Maverick Vinales siap untuk meraih gelar juara dunia MotoGP di musim depan bersama tim Yamaha

“Tentu target saya di musim depan adalah untuk meraih gelar juara dunia. Memang akan sulit untuk diwujudkan, mengingat banyak pembalap yang juga menginginkan hal tersebut. Tapi, saya akan berusaha keras untuk di setiap serinya keluar sebagai yang tercepat. Saya memiliki tim yang hebat dengan motor baru yang fantastis. Jadi, dengan kerja keras impian tersebut akan mampu saya wujudkan,” ungkap The Top Gun.

post

Autosport Nobatkan Marquez Sebagai Rider Of The Year

Marc Marquez yang berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP 2016, kini dirinya dinobatkan sebagai Rider Of The Year versi majalah Autosport. Rider Honda tersebut merupakan pembalap pertama yang meraih gelar penghargaan yang diadakan oleh majalah olahraga Autosport, seiring masuknya berita mengenai MotoGP di majalah tersebut pada tahun ini.

Marc Marquez

Marc Marquez dinobatkan sebagai Rider Of The Year

The Baby Alien berhasil mengalahkan nominator lainnya yang juga masuk dalam nominasi penghargaan gelar tersebut. Diantaranya yakni Brad Binder yang merupakan juara dunia kelas Moto3, Maverick Vinales yang tampil baik bersama Suzuki pada musim lalu, Jorge Lorenzo, Cal Crutchlow dan pembalap veteran MotoGP sekaligus runner up musim lalu, Valentino Rossi.

Adapun penghargaan Rider Of The Year tersebut merupakan gelar yang bersifat terbuka, dimana seluruh pembalap baik yang berkancah di kelas utama, ataupun di Moto2, maupun juga di Moto3 berhak masuk dalam nominasi pada tahun ini. Sehingga Binder masuk dalam nominasi gelar pertama majalah Autosport tersebut.

Tetapi sang rider tak dapat menghadiri dan menerima penghargaan tersebut secara langsung. Lantaran pada akhir pekan ini, Marquez bersama Dani Pedrosa terbang ke Jepang untuk menghadiri perayaan besar timnya, Honda dan mengambil bagian untuk mengisi Honda Thanks Day 2016. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pembalap yang tergabung dalam tim Honda.

Valentino Rossi Berjaya Di Monza Rally Show 2016

Marquez berhasil meraih penghargaan Rider Of The Year yang dipersembahkan oleh majalah olahraga Autosport. Disisi lain, pembalap legenda MotoGP, Valentino Rossi juga mendapatkan gelar pada tahun 2016 ini. Rider yang gagal meraih gelar juara dunia di kelas utama dan hanya menjadi runner up pada musim ini, berhasil berjaya di Morza Rally Show 2016 dengan keluar sebagai juara. Ini merupakan kali kelimanya, The Doctor meraih gelar juara dalam ajang balap di event tahunan tersebut. Sebelumnya pada tahun 2006, 2007, 2012 dan terakhir pada tahun lalu.

Valentino Rossi

Valentino Rossi fokus mengendarai kendarannya di ajang Morza Rally Show 2016

Rossi keluar sebagai juara dengan mengendarai Ford Fiesta yang didampingi oleh Carlo Cassina sebagai co driver. Pembalap berusia 37 tahun tersebut berhasil unggul 18,4 detik dari Daniel Sordo yang merupakan bintang WRC bersama Hyundai. Sementara di urutan ketiga, ditempati oleh pembalap Citroen, Marco Bonanomi yang hanya berjarak 0,50 detik di belakang Daniel.

Dalam sambutannya, Rossi mengungkapkan rasa kegembiraannya setelah gagal meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim lalu. “Kemenangan ini terasa indah dan hebat untuk saya. Karena pada ajang MotoGP, saya gagal juara dan hanya menjadi runner up saja,” ujar Valentino.

The Doctor menambahkan, bahwa ajang Morza Rally Show 2016 ini akan terus berkembang. “Ajang ini terasa perkembangannya dan akan terus meningkat. Bersama Monster Energi, kami secara perlahan membangun ajang ini dan tahun ini terasa istimewa,” tutup Rossi.

Jorge Lorenzo Dikabarkan Akan Mengikuti Ajang Sepeda Balap Tour De France 2017

Rider yang baru saja memutuskan untuk mengakhiri karirnya bersama tim Yamaha yang sudah menghasilkan tiga gelar juara dunia selama sembilan tahun lamanya dan bergabung bersama tim Ducati Corse untuk dua tahun lamanya, Jorge Lorenzo. Pembalap yang identik dengan nomor 99 ini, dikabarkan akan mengikuti Tour De France tahun 2017 mendatang, yang merupakan ajang balapan sepeda.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo tengah bersepeda

Lorenzo mengikuti ajang tersebut lantaran ditantang oleh salah satu sponsornya, yakni Tissot. Pada tahun lalu, X-Fuera juga mengikuti ajang sama. Ia pun mengaku senang akan tantangan tersebut. “Saya senang akan tantangan untuk mengikuti Tour De France 2017, lantaran saya merupakan penggemar berat olahraga sepeda dan ajang tersebut merupakan balapan sepeda yang sangat penting. Saya berterima kepada Tissot telah mengundang dan saya berharap dapat kembali mengikuti ajang penting tersebut,” ujar Lorenzo.

post

Saksikan Aksi Para Rider MotoGP Dalam Genggaman Kalian

Kemajuan teknologi di masa sekarang ini tak dapat di hindari lagi. Segalanya menjadi lebih mudah dan efektif. Termasuk juga bagi kalian yang ingin menyaksikan aksi para pembalap MotoGP. Memang kita dapat melihat balapan motor paling bergengsi tersebut di depan layar televisi. Namun, kini kita dapat melihatnya hanya melalui genggaman tangan kita. Telah hadir sebuah aplikasi streaming MotoGP yang dapat kita unduh di App Store bagi pengguna Iphone maupun Google Play bagi pengguna handphone berbasis Android.

aplikasi streaming motogp

Menonton MotoGP melalui handphone

Dengan aplikasi streaming MotoGP yang sudah kita ungguh di ponsel pintar kita. Kita dapat menyaksikan bagaimana serunya balapan kuda besi dengan kecepatan tinggi melalui genggaman tangan. Kita dapat menonton aksi Valentino Rossi, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan para pembalap lainnya dengan mudah dan dimana saja.

Tentu yang kita butuhkan adalah sambungan internet yang stabil dan kuat. Dengan bermodalkan internet yang stabil, maka kita tak akan mengalami gangguan dalam melihat para pembalap professional beraksi di dalam lintasan.

Tak hanya dapat menyaksikan bagaimana menariknya balapan kuda besi yang dipertontonkan oleh para rider ternama. Tetapi kita juga dapat mengikuti perkembangan MotoGP. Mulai dari jadwal balapan, berita terkini, hingga sejumlah insiden yang melibatkan para pembalap maupun tim pabrikan itu sendiri.

Ducati Akan Turuti Gaya Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo memutuskan untuk mengakhiri karirnya bersama Yamaha yang telah Ia bela selama sembilan tahun lamanya dan berhasil memenangkan tiga gelar juara dunia dan bergabung bersama tim Ducati Corse untuk musim depan. Pabrikan asal Italia tersebut pun akan mencoba menuruti gaya balap sang pembalap yang identik dengan nomor 99 itu.

Setiap pembalap memiliki gaya balapnya masing-masing. Sehingga, membuat bos Ducati Corse, Gigi Dall Igna angkat bicara. Igna menilai bahwa tim Ducati Corse harus melakukan segalanya demi mempersembahkan mantan juara dunia 2015 ini menjadi yang terbaik kembali di musim MotoGP 2017.

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo sedang menjajal motor Ducati

Ia menambahkan, bahwa dengan menuruti gaya balap Lorenzo, maka sang rider akan nyaman dalam menunggangi motornya dan memberikan hasil yang maksimal. “Ducati akan mencoba menuruti seperti apa gaya balap Lorenzo. Kami akan memberikan yang terbaik demi memenangkan gelar juara. Lorenzo telah menjajal Desmosedici GP17 dan ini sangatlah penting bagi kami untuk menyesuaikan gaya sang pembalap,” ujar Igna.

Pihak pabrikan Italia tersebut akan sedikit merombak mesin Desmosedici GP17 guna menuruti gaya balap sang joki Spanyol tersebut. Perlu diketahui, bahwa karakteristik motor Ducati memiliki akselerasi yang sangat agresif ketika berada di trek lurus. Hal itu berbanding terbalik dengan gaya Jorge Lorenzo ketika membalap. Lorenzo cenderung hebat dalam akselerasi setelah keluar dari tikungan.

Sejauh ini, Lorenzo yang telah menjajal motor Desmosedici GP17 untuk pertama kalinya tes pramusim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Tercatat, juara dunia MotoGP 2015 tersebut menduduki urutan ketiga di hari pertama. Sedangkan di hari kedua, X-Fuera menempati posisi ke delapan.

Vinales: Prioritas Kami Adalah Juara Dunia

Maverick Vinales

Maverick Vinales tengah mencoba motor baru Movistar Yamaha

Maverick Vinales, pembalap asal Spanyol itu akan mulai petualangannya di MotoGP 2017 bersama tim Movistar Yamaha. Pembalap dengan julukan The Top Gun tersebut akan berduet bersama rider veteran, yakni Valentino Rossi. Vinales pun langsung menjadikan gelar juara dunia sebagai prioritas utamanya.“Kami akan menargetkan gelar juara dunia MotoGP 2017. Bukan justru ingin membuat kegaduhan di paddock Yamaha maupun mengalahkan Valentino Rossi,” ujar Vinales.

post

Sepang Jadi Tempat Tes Pramusim MotoGP 2017

Usai sejumlah rider menguji coba tes kendaraannya masing-masing untuk pertama kalinya pada tanggal 15 dan 16 November 2016 di Sirkuit Valencia, Spanyol. Rencananya, jadwal kedua bagi sejumlah pembalap untuk menguji tunggangannya yang akan digunakan pada MotoGP musim 2017 mendatang akan di selenggarakan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada tanggal 30 dan 1 Februari 2017.

Uji tes kendaraan ini dilakukan demi mendapatkan performa yang optimal. Hal ini juga sangat penting bagi tim pabrikan maupun bagi ridernya sendiri. Karena kita ketahui, bahwa beberapa pembalap telah pindah ke tim baru. Seperti Jorge Lorenzo yang telah menghabiskan sembilan musim bersama tim Yamaha, kini dirinya memutuskan untuk bekerja sama dengan pabrikan asal Italia, Ducati Corse.

Sirkuit Sepang, Malaysia

Sirkuit Sepangn, Malaysia yang menjadi test pramusim pada musim mendatang

Sedangkan dari kubu tim Yamaha, untuk mengisi list pembalap yang kosong setelah ditinggalkan Lorenzo, pabrikan asal Jepang ini menunjuk Maverick Vinales untuk mendampingi Valentino Rossi di musim 2017 mendatang.

Perubahan tak hanya dari kubu Yamaha saja, tetapi terjadi juga di kubu Suzuki. Dimana setelah Ducati Corse memutuskan untuk bekerja sama dengan X-Fuera (julukan Lorenzo), otomatis satu pembalapnya harus pergi meninggalkan pabrikan asal Italia tersebut dan pembalap tersebut adalah Andrea Iannone yang memutuskan untuk bergabung bersama tim Suzuki. Sehingga tim Suzuki diperkuat oleh Aleix Espargaro dan Andrea Iannone. Sementara itu, pada MotoGP musim 2017 mendatang, tim KTM akan menggandalkan duet Pol Espargaro dan Bradley Smith.

Jorge Lorenzo Berusaha Maksimal Pada Musim 2017

Jorge Lorenzo yang memutuskan untuk meninggalkan tim Yamaha yang telah Ia bela selama sembilan musim dan memilih Ducati Corse sebagai pelabuhan baru dalam menaungi MotoGP musim 2017 mendatang. Namun setelah menjajal motor pabrikan asal Italia tersebut pada sesi pertama pramusim di Sirkuit Valencia, Spanyol yang berlangsung pada 15 dan 16 November 2016 lalu, Lorenzo belum dapat memetakan kekuatan motor Desmosedici Ducati. Sehingga dirinya tak ingin mengumbar janji mengenai gelar juara dunia MotoGP di musim baru mendatang.

jorge lorenzo

Jorge Lorenzo saat menjajal motor Ducati pada pramusim MotoGP 2017 di Valencia

X-Fuera begitu julukan Lorenzo, merupakan salah satu pembalap terbaik di ajang balapan motor paling bergengsi di dunia. Tak heran jika pihak Ducati Corse menaruh harapan yang besar kepada dirinya. Lantaran pabrikan asal Italia ini belum pernah merasakan gelar juara dunia kembali setelah terakhir kalinya diraih pada tahun 2007 berkat penampilan fantastis dari sang pembalap, Casey Stoner.

Tetapi Lorenzo tak ingin mengumbar janji mengenai gelar jaura MotoGP 2017 mendatang. Dirinya akan lebih fokus pada penampilan di setiap seri MotoGP di musim baru nanti. “Saya tak dapat berjanji apakah saya dapat berjuang untuk meraih gelar juara dunia MotoGP di musim mendatang. Tapi yang pasti, saya akan memberikan penampilan terbaik saya demi mendapatkan kemenangan di setiap serinya. Anda bisa melihat pada musim lalu, bahwa Dovizioso dan Iannone meraih kemenangan bersama motor Ducati. Hal itu yang akan meyakinkan saya untuk mendapatkan banyak kemenangan,” ujar Lorenzo.

Marc Marquez: Gelar Keenam Menantiku

marc marquez

Marc Marquez saat memastikan gelar dunia kelimanya

Pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez mengungkapkan bahwa pada perhelatan MotoGP 2017 mendatang akan lebih ketat pada musim sebelumnya. Walau begitu, The Baby Alien yakin bahwa gelar keenam menantiku di musim baru mendatang. “Persaingan di musim baru mendatang tentu akan terasa lebih ketat. Namun, saya sudah memiliki lima gelar dan telah memenuhi jumlah jariku di satu tangan. Tak ada salahnya untuk menambahnya di tanganku satunya. Gelar keenam telah menantiku di musim 2017,” ujar pembalap yang baru berusia 23 tahun tersebut.